Home » , » Sumur Ini Airnya Tak Pernah Kering

Sumur Ini Airnya Tak Pernah Kering

Written By Kepri Online on Friday, March 4, 2011 | 07:11

Ilustrasi
Percaya tidak jika sebuah sumur di samping situs Batu Bersurat di Pasir Panjang, Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau tidak pernah kering?

Percaya atau tidak, yang jelas kalangan warga di Pasir Panjang mengatakan air sumur tersebut memang tidak pernah habis-habisnya walaupun musim kemarau.

''Airnya memang tidak pernah habis walaupun sering diambil warga untuk mandi. Kalau musim kemarau warga mengambil air di sini,'' kata Maimunah warga Pasir Panjang yang sehari-hari mengumpulkan sisa-sisa batu granit PT Karimun Granite.

Sumur itu lebih mirip kolam mini, letaknya di areal penambangan PT Karimun Granite, sekitar sepuluh meter dari pintu masuk perusahaan.

Sumur tersebut memanjang dengan panjang sekitar dua meter dan kedalaman tidak sampai dua meter.

Sekilas, siapapun yang melihat tidak akan percaya ada sumur karena berada di atas cekungan batu granit.

''Airnya berasal dari mata air di bawah batu yang kemudian naik di celah-celah batu yang berdempetan menuju permukaan. Namun demikian, airnya tak habis-habis walau sering di ambil warga,'' kata Boy, warga lainnya.

Tidak jauh dari sumur itu dengan jarak sekitar tiga meter, berdiri bangunan pondok ukuran 3 x 2 meter, di dalamnya terdapat situs Batu Bersurat yang diduga peninggalan zaman Hindu kuno abad IX.

Di dalam pondok yang sudah dibangun ulang itu terdapat sebuah batu dengan tulisan hindu kuno. Di atasnya terdapat sebuah foto seorang mirip pendeta hindu.

''Banyak yang datang untuk mengadakan ritual dengan membakar dupa yang berada di depan batu,'' kata Maimunah.

Di samping pondok terdapat sebuah jejak tapak kaki kiri di atas batu yang diyakini tapak Badang Perkasa. Tapak Badang Perkasa dipercayai mempunyai sejarah tersendiri, karena tapak yang sebelah kanan berada di pulau lain.

''Konon, Badang Perkasa sedang marah dengan cara menghentakkan kakinya ke batu, dia kemudian melompat hingga sampai ke pulau lain,'' katanya.

Sayangnya, situs budaya yang memiliki cerita berbagai versi itu terkesan tidak terurus, sumur dan tapak tampak dipenuhi batu-batu kerikil sisa penambangan granit.

blog counter
Share this article :

4 comment:

Wisata Murah said...

sumur ajaib juga ya, seperti sumur zamzamnya nabi ismail..artikel unik ne sob..met mlm

bisnis internet said...

Berkah buat warga sekitar, tapi bahaya juga jadi ajang musyrik... lihat aja, sampai ada yang bakar dupa segala,,,fiuh

Pedagang Melayu said...

Mudah-mudahan penduduk sekitar tidak mengganggap hal suatu yang sakti sehingga bisa mengarahkan ke tindakan musryik, seperti menganggap air nya bisa menyembuhkan segala penyakit dsbnya

Presiden RI Wahono said...

terkadang kita mudah sekali untuk menghakimi segala sesuatu.....,
segala sesuaru itu berawal dari niat...,
sy pikir bakar dupa gak salahnya kok, wong saya aja tiap hari bakar dupa, dupa aroma theraphy tapi....kekekekekek....
salam kenal bwt semua yg dah berkomentar...
wahono

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kepri Online - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger